"Mari kita berbagi kekuasaan!"
"Bukan. Ini bukan berbagi kekuasaan, tapi upaya membentuk pemerintahan yang kuat!"
"Nanti jika kita kalah, kita akan menyalahkan segala kebijakan dan membuka borok-borok penguasa yang menang itu!"
"Pantat-pantat artis dangdut yang kita jual murah saat kampanye legislatif akan menjadi andalan lagi sebagai pelengkap janji-janji taik kucing kita"
"Maka aku akan mensejahterakan rakyat setelah ku jual pantat artis dangdut di panggung kampanye dengan harga murah"
"Lihat! Ada partai yang katanya membela hak-hak perempuan, tapi dalam kampanyenya mengobral pantat para biduanita"
"Ada juga yang peduli terhadap masa depan bangsa, namun membiarkan anak-anak mereka menikmati pantat para artis saweran itu"
Jakarta 30 April 2009
Setelah menyaksikan rencana koalisi bapak-bapak dan ibu-ibu yang terhormat

Copy-Paste kode di bawah, untuk pasang banner ini....
untuk pilihan Banner lain, silakan Temans Klik di sini
Karya Ipung
- Banner n Blog Info (2)
- Based on True Story (2)
- buku (4)
- Cerpen (10)
- Essay (1)
- Fiksi Mini (1)
- FlashFiction (4)
- Lagu (1)
- Monolog (1)
- Motivasi (2)
- News n Info (2)
- novel (2)
- Photo (1)
- Puisi (5)
Rekomendasi Karya(4Download)
Gimana blog ini menurut kamu?
Kamis, April 30, 2009
Setelah Aku Jual Pantat Artis Dangdut di Panggung Kampanye Dengan Harga Murah
Diposting oleh
Ipung Arraffa
di
15.37
Label: Based on True Story
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
6 komentar:
dari eja katanya...mas terlalu fulgar
tapi salut untuk mengkritik pemerintahannya...
semoga ada caleg yang baca ini...
Makasih mas fajar..
Emang sih fulgar banged, padahal itu dah diperhalus..
Hehe..
Salam,
huaduhh...kupingku panas...
@sayur lodeh
Aduh kenapa panas? Kena setrikaan bro?
Hehe
Thanx buat c0mmentnya
yah, selamat meninggalkan yang ditinggal, selamt menemui yang ditemui.... hehehe, aduh maaf ku lagi mo kepasar, buru-buru!!
good read, thx